Search it guys!

Kamis, 07 Juli 2011

Liburan di Sawarna


Dahulu lokasi ini adalah merupakan perkebunan kelapa yang di kelola oleh Perhutani setempat. Namun kemudian, pemda mengambil alih lokasi wisata tersebut untuk di kelola, walaupun belum maksimal hingga saat ini. Potensi wisata di tempat ini sungguh menjanjikan, walaupun sarana baik transportasi dan akomodasi belum dapat di sebut mudah & layak sebagai sarana penunjang bagi obyek wisata.


Selain menawarkan keindahan pantai, daerah yang di kenal dengan sebutan daerah seribu gua ini merupakan surga bagi para pecinta olahraga caving. Banyak cavers lokal yang dengan rutin mengunjungi daerah ini untuk menjelajah gua-gua yang jumlahnya ribuan dan terbentuk karena batuan kapur di pegunungan yang membentang dari Pelabuhan Ratu hingga arah Bayah-Malingping. Banyak dari cavers ini yang menjajal keahlian mereka menjelajahi gua, dengan ciri khas masing-masing gua dan tingkat kesulitan di-jelajah dari basic sampai advance.



Nama Tanjung Layar nampak-nya belum terkenal dengan luas di kalangan pecinta dan penikmat alam terutama pantai. Letak-nya yang berdekatan dengan pantai Ciantir ini sungguh merupakan 'hidden paradise'. Disana terdapat bongkahan batu karang yang berdiri menjulang dengan tegak berbentuk layar, dikelilingi olehbarrier atau gugus karang yang melindungi area karang yang menjulang tersebut dari hempasan ombak.



Jarak antara pantai ke batuan karang tersebut kira-kira 25 meter, dan jarak antara bongkah karang tersebut kebarrier yang menjadi benteng pemecah ombak sekitar 35 meter. Yang menarik adalah, di sekeliling bongkah karang berbentuk layar tersebut kita dapat bermain menjejak kaki tanpa takut terbenam ke dalam pasir laut, karena ada semacam karang pipih yang menjadi alas kita berjalan-jalan. Dari atas, tempat tersebut jadi mirip kolam kecil dengan hiasan karang di tengah, atau seperti pinggan raksasa yang menghidangkan sup air laut dengan hiasan karang di tengah pinggan.



Di sekeliling kolam laut yang terbentuk tidak sengaja oleh alam, kita dapat menemukan beberapa komunitas hewan-hewan laut yang biasa menghuni karang, terutama di sela-sela batuan karang. Juga terdapat ganggang hijau yang tumbuh menghiasi sebagian area tersebut. Kita dapat menghabiskan senja di Tanjung Layardengan pemandangan memukau ke arah barat, dimana matahari perlahan tenggelam ke peraduan.



Oya, pantai Ciantir yang letak-nya berdekatan dengan Tanjung Layar ini juga merupakan surga bagi para peselancar, yang umumnya datang dari luar negeri. Mereka rata-rata datang ke sini di musim ombak besar untuk melakukan kegiatan ber-selancar. Kenapa sampai tempat ini terkenal di kalangan peselancar dunia, karena letak-nya yang strategis dengan ombak besar, berbentuk teluk yang pantai-nya menjorok ke dalam, sehingga relatif lebih aman di banding tempat lain yang sama-sama merupakan pantai Selatan.



Sayang sekali, kedua tempat yang merupakan 'hidden paradise' tersebut masih jauh dari layak sarana transportasi-nya, sehingga kesulitan bagi para turis domestik maupun luar negeri sangat terasa dalam usaha mengunjungi tempat tersebut. Pengunjung harus berjalan kaki sejauh 2 km atau naik ojek yang kadang harus ber-akrobat-ria menghindari lesakan pasir pantai, demi sampai ke daerah ini dari jalan utama. Disamping tempat penginapan yang juga kurang memadai, lengkap sudah obyek wisata ini menjadi tempat yang sangat terpencil. Kelebihan lain dari sangat terpencil-nya lokasi ini adalah, ke-asli-an alam masih terjaga baik dengan pantai yang bersih dan belum terjamah.



Jika beruntung, kita dapat melihat buaya yang kadang berjemur di muara sungai Ciantir,.. mempesona!!!





It's trully hidden paradise... in Sawarna...




Tidak ada komentar: